Tak Semua Pejabat Pinter !

Nah loh! judulnya kok absurd banget, bisa-bisa blog ini kena banned,, hahaha Peace aah kang Dije, kalo kena banned buat blog baru lagi yak. :D

Tapi ini sungguhan sedari memulai pekerjaanku sejak tahun 2006 sampai dengan sekarang, hari ini akhirnya aku menarik benang merah tentang para pejabat yang sengaja atau tak sengaja malang-melintang di Pemerintahan Negara Indonesia tercinta ini.

Kamu ngomong jangan ngawur, mana ada yang bisa jadi pejabat kalau ga pinter! Apa kata dunia?

Hihihi.. keep calm aah, tapi itu kesimpulanku hari ini loh, ketika aku sudah ikut malang-melintang melakukan pendampingan dari tingkat Kelurahan, Kecamatan, Kota/Kabupaten sampai dengan Provinsi. Hmm,, Minus Tingkat Nasional yaa, karena aku sama sekali tak tertarik kalau harus berdomisili di Ibu Kota yang katanya lebih kejam dari ibu tiri,, :D

Buktinya apa kamu bisa ngomong gitu?

Kerjaanku dua tahunan ini kan mesti melakukan sosialisasi program kesana-kemari dan paling banyaknya berperan dibalik panggung. Dari sinilah aku akhirnya paham kalau semuanya tak seindah seperti yang terlihat di depan panggung karena para pejabat ini (catet:Tak semua pejabat loh) begitu rewel dan rada bawel dengan persiapan. Tak hayal kadang agenda manggung mesti di cancel karena sang pejabat tak siap dengan materi apa yang akan disampaikan.

Lalu menurutmu yang pinter siapa?

Ya itulah, yang pinter adalah para ajudan, pembisik, atau siapa saja orang kepercayaan yang ada disekitarnya. Kadang aku garuk-garuk kepala dan merasa miris, kok ya mau para pejabat ini diperlakukan seperti boneka yang melakukan apa yang sudah di persiapkan para ajudannya. Disuruh bilang "A" ya dia nurut, disuruh ketawa ya dia ketawa, halaaaah... Tepok jidat.

Masa begitu? ah itu kan karena jadwal mereka kan padat, makanya sering ga siap.

Bisa iya bisa tidak sih. Tapi tetep ketika orang lain pada berebut berjabat tangan dan berpose bersama sang pejabat, aku sama sekali tak tertarik. Malah yang aku kejar adalah foto dan tepe-tepe bersama para ajudan kepercayaannya. Lah kalau aku dapet hatinya para ajudan, keuntunganku pastinya seluruh kerjaan yang berkaitan dengan si pejabat akan lancar jaya.Toh yang mengkonsep kebijakkan si pejabat asalnya dari si ajudan? :D

View Comments