Prasangka

Disclaimer:
Ini bukan syair, ini hanya igauan yang dikasih judul "Prasangka"

kesedihan hanyalah prasangka pikiran
kebahagiaan sepertinya juga tiadalah jauh berbeda
bukankah keduanya sama-sama prasangka?

karena
mendapatkan dan kehilangan
pertemuan dan perpisahan
adalah kepastian
bagi setiap yang bernyawa

bila manusia
bisa memperbaiki 'cara berprasangka'
mungkin kesedihan itu
sebenarnya tidak akan pernah ada
untuk selamanya

sejak dulu ..
beginilah cinta #halah

Endingnya sengaja dibikin ga enak. Harap dimaklumi, karena tiba-tiba saja diriku teringat sama kisah perjalanan ke barat wkkkk.

Sebentar, saya tulis sekalian syair legendaris Panglima Tian Feng saat melihat bulan purnama. Ceritanya si Panglima selalu mengenang kecantikan Dewi Bulan (Chang E), meskipun ribuan tahun sudah berlalu. Dirinya selalu berprasangka, bahwa Dewi Chang E bisa mendengarkan suaranya. Padahal, jarak antara Bumi dan Bulan itu lebih dari 300 ribu kilometer.
Kalau ada kata-kata yang salah tolong diedit sendiri pakai spidol.

Hatiku menyinari bulan
Bulan menyinari dunia
Sejak dulu, cinta adalah penderitaan
derita yang tiada akhirnya

Bonus:
Cover Pilem terbaru Pak Dhe Tian Feng and Friends in 2016, barangkali ada pemirsa yang belum pernah mengenal dirinya. Awal terbebasnya Si Monyet Ganteng dari Gunung Lima Unsur agak berbeda dengan kisah di serial TV maupun Journey to West versi Movie sebelumnya.
Kebetulan sudah selesai nonton bareng dik Fajar, sambil ngopi moka di teras rumah Om Hamdan HB7.

Source image: https://www.google.com/search?q=The%20Monkey%20King%202

Matur Nuwun pak Dije .. sekarang diriku sudah bisa upload gambarnya. tak turu maning #kabuuur

alkatro

alkatro

http://alkatro.com

Anggap saja namaku : Alkatro. Nothing special. Biasa saja. Tukang sapu gang buntu, di samping rumah kang HB 7.

View Comments