Bukannya Bangga (Ber) Patah Hati

Entahlah, sebegitu minatnya saya bercerita tentang masa lalu. Sebuah giveaway menjembatani kenangan dengan kata-kata untuk sejenak mencurahkan masa lalu. Saya harus menceritakan pengalaman patah hati terhebat.

Apakah saya pernah patah hati? Entahlah, terkadang perasaan itu sulit ditebak. Hahaha.... Bukan bermaksud membanggakan, cuma sayang saja melewatkan kesempatan berbagi kenangan.

(singkatnya, tulisan selesai dan saya publikasikan di blog)

Lewat tautan tulisan yang saya bagikan di facebook, ada beberapa teman yang membaca. Mantan sumber patah hati pun ternyata juga baca, dan dia tahu apa yang saya maksudkan lewat tulisan tersebut. Buktinya dia BBM tentang kesedihan dan penyesalannya pada masa lalu hahaha #Gubraakk!!

Seorang kawan meminta ijin lewat BBM, tulisan saya di screen shot lalu dijadikan DP. Saya kutipkan paragraf terakhir yang menarik perasaannya, berbunyi demikian:

"Cinta tetaplah cinta. Sayang tetaplah sayang. Yang membedakan hanyalah dimensi, dimana hati meletakkan rasa dalam tempat yang seharusnya. Patah hati adalah jatuh cinta yang paling indah, karena mencintai adalah meletakkan kebahagiaan kita diatas kebahagiaan orang yang kita cintai".

Tak masalah, saya balas dengan jempol. Bukan soal bangga atau malu, hanya saja ada satu hal yang membuat tersipu-sipu. Kurang ajarnya, kawan yang meminta ijin itu adalah cewek yang dulu saya naksir berat kepadanya. Hahaha... #Upsss

Sukadi Brotoadmojo

Sukadi Brotoadmojo

http://www.sukadi.net

Pernah SD walau tak pernah TK. Sadar sepenuhnya bahwa ngapak adalah bahasa yang begitu sulit. Cari saya di google, maka Anda akan kecewa, karena saya tidak sembunyi disana.

View Comments